Jaman Now itu istilah yang selalu dikatakan untuk menyebutkan era atau masa yang serba modern ini, modernisasi telah berdampak terhadap pendidikan bahkan ada pembagian kategori dalam bidang pendidikan salah satunya adalah "Belajar Secara Tradisional dan Belajar Secara Modern" belajar secara tradisional artinya belajar menggunakan konsep pendidikan Klasik secara turun menurun sedangkan belajar secara modern adalah belajar menggunakan konsep kekinian dengan kurikulum yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan.
Pesantren salah satu sarana pendidikan Islam tradisional yang masih bertahan sampai saat ini, meski sarana pendidikan ini kalah saing dengan pendidikan-pendidikan Modern tapi pesantren mampu bertahan dan tetap exsis di era modern ini bahkan tidak sedikit pesantren yang menggabungkan model belajar secara tradisional dengan konsep dan model belajar yang modern bisa kita lihat pada pesantren-pesantren Kholafi ( Modern) dan Islamic Boarding School yang berkembang di Indonesia.
Banyak diluar sana yang belum tahu apa sebenarnya yang dipelajari di pesantren mereka hanya tahu jika pesantren adalah tempat belajar Agama, hanya itu selebihnya banyak yang awam tentang pesantren.
Kajian utama dipesantren adalah belajar tentang Islam, itu yang paling ditekankan. Diantara Pan Ilmu ( Studi) yang paling penting adalah Fikih, Tauhid dan Tasawuf/ Ahlak dan Ilmu-ilmu yang berkaitan dengan ketiga ilmu tersebut seperti Ulumul Qur'an ( Tafsir, Tajwid dll) Ilmu Hadist ( Kajian Hadist dan Mustolahah Hadist ), Usul Fikih dll.
Selain ilmu-ilmu tersebut masih banyak lagi ilmu-ilmu penting yang diajarkan dipesantren seperti ilmu yang mepelajari tentang bahasa arab seperti Ilmi Lugoh, Ilmu Nahwu & Shorof serta ilmu sastra bahasa arab seperti Balaghoh, Ilmu Bayan, Ilmu Ma'ani, Ilmu Arrud dll.
Jika di rinci secara detail ada banyak sekali studi ilmu yang di kaji dipesantren, adapun keilmuan-keilmuan tersebut dikaji melalui kitab-kitab klasik karya para ulama-ulama dari generasi ke generasi yang merupakan warisan Kazanah Islam yang sangat luar biasa.
Maka dari itu para santri di pesantren pantas dikatakan sebagai penjaga warisan Kazanah Islam karya Ilmuan-ilmuan Islam dari masa ke masa, sangat luar biasa bukan?
Andai kalian tahu !! Tentang kazanah- kazanah Islam yang luar biasa tersebut kalian tentu akan paham betapa luas perhatian Islam terhadap ilmu pengetahuan, namun tetap mengedepankan Din (Agama) sebagai pondasi yang kokoh untuk menjaga keselarasan kehidupan di dunia menuju kehidupan selanjutnya di akhirat kelak.
Banyak yang beranggapan jika santri itu "Wawasannya kurang" jika belajar dipesantren itu hanya akan membuat pikiran kita menjadi sempit. Benarkah??
Jika kalian beranggapan seperti itu maka anggapan kalian salah besar, berarti kalian belum tahu tentang apa yang di ajarkan dipesantren.
Lihat saja para santri bukan hanya diajarkan tentang Rukun Salat, Rukun Wudlu dll, namun lebih dari pada itu.
Bukankah Islam pernah berjaya ? Bukankan banyak para ilmuan Islam yang menemukan Ilmu-ilmu baru di masa kejayaannya?
Jawab nya " Ya " jika kalian ingin mengetahui kejayaan Islam di masa lampau maka tempatnya adalah pesantren.
Saya Ambil Conto Ilmu Mantik " ILMU MANTIK di kenal di dunia barat sebagai IlMU LOGIKA Sebuah ilmu yang mempelajari disiplin dalam berpikir yang rasional dan benar untuk menjaga kesalahan-kesalahan dalam berfikir.
Dipesantren ilmu tersebut dikaji salah satunya melalui kitab Sulammunawaroq yang dikarang oleh : Abu Zaid Abdurrahman Al-Akhdari (Ø£َبي زَÙŠْدٍ عَبْدِ الرَّØْمنِ بنِ Ù…ُØَÙ…َّدٍ الصَّغيرِ الأَØ®ْضَرِ
Yang lainnya adalah Ilmu Hisab ( Ilmu Hitung ) dan ilmu Falak (Perbintangan) ilmu ini juga salah satu ilmu yang diajarkan dipesantren masalah itung-itungan kalender, jadwal waktu sholat, Penetuan Satu sawal, Gerhana dan lain-lain anak santri Insya Allah Faham ( Kalau yang ngajinya mateng).
Selain itu Ilmu kedokteran juga ada, salah satunya kitab Ibnu Qoyim Al Jauziah nama kitabnya Tobbunnabawi (Pengobatan Ala Nabi)
Dan perlu diketahui juga bahwa santri yang sudah faham Ilmu bahasa arab dengan Nahwu Shorof yang sudah fasih ditambah lagi faham ilmu-ilmu sastra arab yang lainya di dukung juga dengan pembendaharaan kata (Mufrodat) yang cukup maka santri tersebut akan mudah mempelajari dan membaca kitab-kitab gundul dari berbagai keilmuan, ratusan bahkan ribuan kitab yang merupakan warisan kazanah Islam yang sangat luar biasa sehingga wawasan mereka akan semakin luas di tambah dengan Ilmu mantik (Logika) sehingga mereka mampu berfikir logis yang pada Akhirnya merekapun akan menyesuaikan diri dengan Jaman yang serba Modern.
Boleh di tes jika penasaran ( SILAHKAN TES ALUMNI PESANTREN YANG PERNAH BELAJAR ILMU MANTIK UNTUK BELAJAR KOMPUTER, Coding Html , dan Logaritma atau yang lainnya ) Insya Allah sebagian mereka mampu.
Minimal mereka akan mengikuti perkembangan zaman dan menyesuaikan diri dengan pengetahuan serta wawasan-wawasan yang lainnya di luar pesantren.
Tulisan ini saya buat agar kita semua sebagai generasi Islam kembali merilik dan mencintai kazanah-kazanah Islam yang sangat luar biasa yang masih disimpan dan dirawat di pondok-pondok pesantren serta kembali mengenalkan konsep pendidikan Islam yang di wariskan oleh Para Ulama terdahulu kepada generasi-generasi muslim saat ini.
Wallahu A'lam
MUNJUL-CIAMBAR-SUKABUMI,
Selasa 19 Dzulqa'dah 1440 H / 23 Juli 2019 M| 00:55 WIB
Muhamad Sumardi Al Alif

0 Comments